Monday, 23 February 2015

Perut Buncit boleh mengundang penyakit


Cuba perhatikan perut korang di depan cermin. Adakah korang merasa perut korang buncit dan berlemak? Nah, ini saatnya korang kenali bahaya perut buncit agar korang segera mengambil langkah-langkah yang tepat untuk terhindar dari risiko gangguan kesihatan yang mengintai!
 
 
Rajin2 ye korang baca,  jangan malas2. Hehehe…


Perut buncit juga dikenal sebagai obesitas sentral (central obesity), merupakan akumulasi lemak di perut yang mengakibatkan peningkatan ukuran perut dan daerah di sekitar pinggang. Obesitas sentral telah lama terbukti memiliki kaitan dengan munculnya berbagai masalah kesihatan. Lantas, apa yang menyebabkan terjadinya obesitas sentral ini?
Lemak Visceral Pada Perut Buncit

Lemak dalam tubuh terbagi dalam dua jenis. Ada lemak subkutan, lapisan lemak yang terletak tepat di bawah kulit. Kemudian ada juga lemak visceral yang juga disebut lemak intra abdominal, yang tertimbun di bawah otot dan mengelilingi organ vital, termasuk di dalam perut buncit Anda. Lemak ini akan dimetabolisme di hati yang kemudian akan diubah menjadi kolesterol darah, sehingga sangat berbahaya bagi kesihatan Anda.

Jom baca lagi..!

 http://duniafitnes.com/wp-content/uploads/2012/03/visceral-fat-intra-abdominal-fat.jpg

 APA PENYEBAB TIMBUNAN LEMAK VISCERAL DI PERUT?

Berikut ini beberapa faktor penyebab menumpuknya
 lemak di perut korang.


-Faktor genetik
-Kebiasaan konsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi

-Konsumsi lemak jenuh berlebih

-Kurang olahraga dan aktivitas fisik

-Stres, dan sebaginya


Risiko Kesihatan Akibat Perut Buncit
Obesitas sentral sendiri sebenarnya dikategorikan sebagai penyakit yang memberikan banyak dampak negatif, baik bagi kesehatan fisik hingga psikologis Anda. Berikut ini beberapa penyakit yang bisa diakibatkan oleh obesitas sentral. 


  Kematian Dini
Menurut Centers for Disease Control (CDC), sekitar 300.000 kematian per tahun di Amerika diperkirakan terjadi berkaitan dengan obesitas. Orang yang mengalami obesitas memiliki 50-100% peningkatan risiko kematian dini dibandingkan dengan orang dengan berat badan yang sehat.



                                               Penyakit Jantung
    Risiko serangan jantung, gagal jantung, kematian mendadak, ataupun nyeri dada akibat penyakit jantung meningkat pada orang yang kelebihan berat badan (overweight) atau obesitas. Obesitas juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, kadar trigliserida yang tinggi, dan penurunan kolesterol HDL (kolesterol baik).



Korang Di Sini!


Stroke
Aterosklerosis, atau penyempitan pembuluh darah, yang dapat menyebabkan pembekuan darah, adalah kondisi yang mengawali banyak kasus stroke. Aterosklerosis dipicu oleh tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, dan kurang olahraga. Obesitas juga dikaitkan dengan diet atau pola makan yang tinggi lemak, meningkatnya tekanan darah, dan kurang olahraga. Jadi obesitas sekarang dianggap sebagai faktor risiko sekunder yang dapat mengakibatkan stroke.

                                           Diabetes Tipe 2 
Kenaikan berat badan sebesar 5 – 10 kg dari berat badan yang sehat akan meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2 sebesar dua kali lipat daripada orang yang tidak mengalami kelebihan berat badan. Lebih dari 80 persen penderita diabetes diketahui mengalami kelebihan berat badan ataupun obesitas.
 
Selain berbagai risiko penyakit di atas, ada beberapa penyakit berbahaya lain yang boleh terjadi akibat memiliki perut buncit. So, ramai-ramai kita buangkan perut buncit dengan kaedah paling cepat dan selamat. Tanpa makan ubat-ubatan, just sarung waist nipper je…semudah ABC

 

Kuza

018-227 1997

No comments:

Post a Comment